Kunjungan Industri – PT Polimindo Pertama

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN (LPJ)

KUNJUNGAN INDUSTRI PT. POLYMINDO PERMATA

Pada hari Kamis, 18 Januari 2018, kami dari Jurusan Teknik Informatika konsentrasi Multimedia Audio Visual and Broadcasting (Mavib) STMIK Raharja dan Jurusan Manajemen Informatika konsentrasi Web Graphic Design (MI WGD) AMIK Raharja Informatika, mengadakan kunjungan Industri ke PT. Polymindo Permata.

Adapun tujuan dari kunjungan Industri ini yaitu untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta kemampuan mahasiswa, serta dalam rangka menjalin kerjasama baik untuk menyalurkan mahasiswa TI Mavib dan MI WGD untuk dapat berkesempatan melaksanakan KKP (Kuliah Kerja Praktek) di PT. Polymindo Permata, sebagai sarana pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pembentukan awal untuk menjadi desainer yang profesional. Untuk itu Jurusan TI Mavib dan MI WGD mengadakan kunjungan industri ke PT. Polymindo Permata, yang pelaksanaannya :

Hari/Tanggal         :    Kamis, 18 Januari 2018

Waktu                     :    09.00 s/d selesai

Peserta                   :

  1. Perwakilan Staff
  2. Kajur TI S1
  3. Dosen Mavib
  4. Mahasiswa TI Mavib
  5. Mahasiswa MI WGD

Kisah Perjalanan Kami,

Kami berangkat pada hari Kamis, 18 Januari 2018. Kunjungan industri ini diikuti oleh mahasiswa TI Mavib dan MI WGD ke perusahaan PT. Polymindo Permata Kawasan Industri Jatake. Kami berangkat pada pukul 09.30 pagi. Perjalanan disana tidak terlalu jauh dan kami tiba disana sekitar pk. 10.00. Sesampainya kami di PT. Polymindo Permata kami disambut dengan ramah oleh para staff PT.Polymindo dan kami diajak ke lantai paling atas yang cukup membuat kami kagum karena di lantai bawah terlihat masih suasana perkantoran tetapi dilantai atas terdapat showroom yang tempatnya luas dan banyak produk-produk dari PT. Polymindo yang di display di sana, seperti sofa anyaman, kursi, meja, dan berbagai souvenir seperti keranjang, tempat pensil, tas, termasuk interior bangunan semua yang terlihat unik, kreatif, dan nyaman seperti di rumah suasananya. Tentunya baik Staff, Dosen, serta Mahasiswa sangat senang sekali saat diajak kesana, lalu kami dibagikan brosur dan voucher sebagai cinderamata dari PT. Polymindo Permata. Setelah kami dipersilahkan duduk kami mulai mendengarkan beberapa rangkaian acara yang diberikan dan dijelaskan adapun susunan acaranya dan rangkuman kunjungan industry ini adalah sebagai berikut :

Susunan Acara :

  1. Kedatangan (10 menit)
  2. Greetings from MC (jelaskan voucher dan doorprize) (5 menit)
  3. Speech dari Perguruan Tinggi Raharja (5 menit)
  4. Speech dari perwakilan Polymindo Permata (3 menit)
  5. Viro Introduction (company profile, history, visi-misi, award, product, project. Speaker: Pak Johan) (20 menit)
  6. Viro Branding and Marketing Promotion (Speaker: Pak Adhi) 20 menit
  7. Tanya Jawab (20 menit)
  8. Doorprize (3 menit)
  9. Merchandise untuk 10 dosen pembimbing (3 menit)
  10. Closing (penutupan dari Polymindo Permata dan Raharja serta foto bersama) (15 menit)

Sejarah PT. Polymindo Permata

Didirikan pada tahun 1985 oleh Mr. Jong Oe Miauw & Bu Kheng Tjin Pin. Fokus pada ekstrusi plastik. PT. Polymindo Permata dimulai sebagai spesialis ekstrusi sintetis pada tahun 1985.

Pada tahun 2008, Viro memperkenalkan Virobuild, sebuah divisi baru Virofiber yang menawarkan produk katering untuk industri tempat tinggal dan bangunan.Virothatch ™, Viroreed ™, Virosurface ™ dan Viroumbrella ™, juga Viroforms ™, adalah produk Virobuild, semuanya 100% dapat didaur ulang, bebas hama dan bukti air. Serat yang tahan lama dan terlihat alami ini dapat dibuat khusus untuk memenuhi spesifikasi bangunan hijau. Mabes dan pabrik utama berlokasi di Tangerang, Viro mengoperasikan 3 fasilitas manufaktur di Indonesia dan China.

ALAMAT PT. POLYMINDO PERMATA

Kawasan Industri Jatake Jl. Industri 2 Blok F No.8 Tangerang 15135 Indonesia Kota Tangerang
Banten , Indonesia

KISAH NYATA DIBALIK KESUKSESAN PT. POLYMINDO PERMATA

Saat ini Johan Yang menjabat sebagai Executive Vice President di PT Polymindo Permata. Johan membantu ayahnya, Junus Sumardi, yang mendirikan perusahaan sejak tahun 1985. Awalnya Polymindo memproduksi produk plastik seperti sedotan, dan parts untuk ballpoint yang juga terbuat dari plastik.

Namun, tahun 1998 terkena dampak krisis dan mengalami penurunan usaha sebesar 70%. Kemudian datang seorang klien dari Jerman meminta untuk dibuatkan bambu sintetis untuk keperluan pembuatan furnitur. Sejak saat itu Polymindo memproduksi bambu sintetis dari bahan plastik untuk pasar internasional dan lokal dengan merek Viro.

Nama Viro diambil dari kata Environment, karena sang ayah memang peduli akan lingkungan dan produknya yang ramah lingkungan dan tidak beracun. Bagaimana lika-liku pengembangan pasar ekspornya? Johan Yang memaparkannya kepadda Dadi A. Salim dari SWA Online berikut ini :

Awalnya setelah mengalami krisis pada tahun 1998, datang seorang klien dari Jerman meminta untuk dibuatkan bambu sintetis. Kemudian karena ayah saya selalu peduli akan lingkungan, maka kami mencoba membuat dari bahan yang tidak beracun (Plastik PE).

Awalnya kami merasa yakin bisa membuat pesanan dari Jerman tadi, karena kami memang awalnya memproduksi produk plastik yang membutuhkan presisi tinggi. Namum ternyata klien kami itu balik lagi dan marah-marah karena produknya patah-patah.

Itu terjadi karena memang pada awalnya dia tidak bilang untuk apa, tapi setelah itu baru dai bilang dan akhirnya kami melakukan inovasi dan uji coba agar produk kami itu kuat dan tetap tidak beracun.

Kalau mau kuat bisa saja menggunakan bahan PVC, karena memang PVC itu kuat dan jauh lebih murah. Tapi kami ingin produk kami itu environment friendly, jadi kami menggunakan bahan PE yang tidak beracun.

Untuk meningkatkan ekspor kami tentu saja melakukan inovasi tadi yang saya sebutkan. Selain tidak beracun, produk kami juga fire resistant, tahan api. kami melakukan uji coba di Amerika untuk fire resistent ini dan hasilnya memuaskan. Setelah dilakukan tes, terlihat bahwa produk kami mampu menahan api dan tidak menjadi bahan bakar bagi api sehingga api tidak menyebar luas.

Selain itu, kami ada tes untuk toxin atau racun. Menurut hasil tes racun yang dihasilkan bahan PE jauh lebih rendah bila dibandingkan PVC, bahkan hampir tidak terdeteksi. Selain itu, juga asap yang dihasilnkan hampir tidak ada, sehingga aman bagi pernapasan. Karena tidak beracun, maka aman juga bila viro ini digunakan untuk dibuat kerajinan seperti piring atau tempat buah.

Tidak seperti pesaing kami di luar negeri, mereka menggunakan bahan PVC. Kami satu-satunya di Asia bahkan dunia yang menggunakan bahan PE. Meskipun harganya lebih mahal sampai tiga kali lipat bila dibandingkan dengan bambu asli, tapi memiliki kekuatan sampai 20 tahun, tidak beracun dan mudah dibersihkan.

Kendala pada awal seperti yang tadi disebutkan. Setelah krisis 1998 kami fokus di produksi bambu sintetis untuk kebutuhan pembuatan furnitur. Kemudian pada tahun 2008 krisis global kembali melanda. Dari situ kami mencoba masuk ke building material dengan bentuk bambu sintetis.

Kami yang tadinya hanya memproduksi untuk bahan dijadikan kursi, meja, box, dan sebagainya, kamudian mencoba untuk membuat bahan bangunan seperti atap yang menyerupai atap daun rumbai. Bahkan Disneyland Amerika sudah menggunakan produk kami untuk atap dengan tema tropikal mereka.

Sekarang sudah banyak yang menggunakan produk kami seperti San Diego Animal Park untuk atap mereka. Untuk pasar lokal juga sudah banyak yang pakai, bahkan hampir 90% pasar lokal menggunakan produk kami. Seperti contohnya di Bali, banyak hotel dan resor menggunakan produk Viro untuk tema bangunan tropikal mereka.

Produk kami itu bambu sintetis yang bisa dibuat furnitur, kami juga memproduksi untuk bahan bangunan seperti atap yang terbuat dari bambu sintetis menyerupai daun rumbai. Keunggulan produk kami itu tidak beracun dan tahan lama hingga 20 tahun.

Perkembangan ekspor kami fluktuatif, tergantung dari pemesanan dari klien kami. Tapi tiap tahunnya mengalami peningkatan. Kalau untuk pasar internasional dan lokal kami masih seimbang sekitar 50% lokal dan 50% ekspor. Meskipun pasar ekspor besar, tapi pasar lokal juga penting, karena bagi kami tidak bisa mengabaikan pasar lokal yang juga besar. Tapi kadang-kadang ekspor sedikit lebih banyak tapi kami mencoba menjaga keseimbangan pasar ekspor dan domestik.

Sekarang sudah mengekspor ke negara mana saja dan untuk perusahaan apa (restoran atau toko-toko seperti supermarket)? Bila bisa disebutkan, berapa persen untuk pasar Eropa, Amerika, Asia, Australia dan lokal?

Sekarang sudah ke berbagai negara seperti Amerika, ke beberapa theme park dan kebun binatang di sana. Kalau di Eropa ada salah satunya Republik Chek ada yang menggunakan produk kami. Kalau di Timur Tengah ada di Khatar ada hotel di Doha namanya Anantara Island, Disneyland salah satu klien besar kami dalam memproduksi film avatar property yang digunakan berasal dari viro Pt. Polymindo Permata.

Untuk memasarkan produk, kami ada beberapa cara. Jadi kami juga ada beberapa distributor yang di luar negeri untuk pasar luar. Kami juga punya showroom di Bali dan rencananya akan buka showroom lagi di beberapa kota di Indonesia. Kalau untuk pasar luar kami banyak dengan partner karena partner kami tidak hanya jual barang, tapi juga menyediakan jasa pemasangan. Untuk pasar lokal pun kami bisa menyediakan jasa pemasangana. Jadi kami tidak hanya jual barang tapi kami juga menyediakan semua sistemnya.

Manfaat yang kami dapatkan dari PT. Polymindo Permata

Mahasiswa TI Mavib dan MI WGD yang basicnya didalam perkuliahan mendapatkan mata kuliah mengenai desain grafis, dan multimedia mendapatkan pengetahuan, wawasan yang berharga dari kunjungan industri ini, pesan yang kami dapatkan dari Pak Johan selaku Executive Vice President di PT Polymindo Permata adalah kita harus terus belajar, jangan pernah berhenti untuk belajar sampai kapanpun, Kita harus mencoba berpikir out of the box, mengembangkan imajinasi kerativitas kita dan tentunya terus belajar dengan semangat, niscaya kita akan bisa dan sukses di kemudian hari.

Dari PT. Polymindo Permata kami mendapatkan cerita menarik tentang perjalanan dan sejarah perusahaan, sampai menjadi perusahaan yang besar serta menjadi kebanggaan Indonesia, peminatnya bukan hanya dalam negeri saja tetapi kliennya sudah internasional. Informasi yang kami dapatkan ini tentunya memberikan kami banyak inspirasi mengembangkan cita-cita kami untuk menjadi orang yang sukses kelak di kemudian hari.

Akhir kata kami dari peserta yang mengikuti acara ke PT. Polymindo Permata mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perguruan Tinggi Raharja yang sudah mensupport serta mewadahi kami dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan wawasan di dunia industri yang sesungguhnya dan juga kami berterima kasih kepada PT. Polymindo Permata yang sudah mengajak kami untuk mengenal produk-produknya dan pengetahuan lainnya yang memberikan banyak inspirasi membangun sehingga dapat membekali ilmu yang berharga untuk kami semua.

TENTANG PT. POLYMINDO PERMATA

DOKUMENTASI KUNJUNGAN INDUSTRI KE PT. POLYMINDO PERMATA

Please follow and like us: